Kelulushidupan Program Tanam Mangrove di Bayuran Jepara Capai 90%

Kelulushidupan Program Tanam Mangrove di Bayuran Jepara Capai 90%

Jepara – IKAMaT. Hari ini (21/6), mulai dari pagi hingga sore hari, tim Yayasan IKAMaT yang dikoordinatori oleh Sdr. Rohmat Kuslarsono dan Sdr. Cahyadi Adhe Kurniawan melakukan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap program penanaman mangrove asosiasi jenis Cemara Laut, Nyamplung dan Ketapang di Pantai Bayuran, Jepara. Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama antara Yayasan IKAMaT dan PLN Tanjung Jati B, Jepara.

Program ini dilakukan dengan tujuan untuk menghijaukan kembali Pantai Bayuran, Jepara agar kedepannya, kondisi ekosistemnya dapat lebih hijau dan terjaga keanekaragaman hayatinya.

Sebagai informasi, sebelumnya, yaitu pada tanggal 30 dan 31 Maret 2016, IKAMaT dan PLN Tanjung Jati sudah melakukan program penanaman mangrove di Dukuh Bayuran, Desa Tubanan, Jepara yang terdiri dari 1000 bibit Cemara Laut, 300 bibit Ketapang dan 300 bibit Nyamplung.

Penanaman dilakukan selama dua hari, dimana pada hari pertama kurang lebih tertanam 900 bibit dan pada hari kedua 700 bibit.

“Senang sekali, hari ini, saat kami kembali lagi ke sini, kurang lebih setelah tiga bulan penanaman, dan persentase kelulushidupan kegiatan penanaman yang kami lakukan pada bulan Maret 2016 mencapai 90%,” jelas. Sdr. Rohmat. “Keberhasilan ini tidak terlepas dari matangnya studi pendahuluan sebelum program penanaman dilakukan, juga koordinasi yang baik dari semua pihak,” tambahnya.

Kedepan, IKAMaT akan terus melakukan program Monev secara rutin untuk memastikan persentase kelulushidupan bibit mangrove yang telah dicapai tidak turun, dengan cara bekerjasama dengan semua pihak.

“Pengadaan bronjong sangat membantu tumbuh maksimalnya tanaman mangrove kami. Monev berikutnya, juga akan kami fokuskan untuk menjaga bronjong agar tidak rusak karena mampu menjaga bibit mangrove dari serangan hewan ternak, seperti kambing yang kami lihat banyak ditemukan di sini. Kesesuaian substrat dengan jenis mangrove asosiasi yang kami tanam juga menjadi poin penting sehingga program ini berhasil dengan baik,” pungkas Sdr. Rohmat. (APG).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *