Press Release Coastal Cleanup 2017: Gerakan Bersih Pantai Kepulauan Karimunjawa

Press Release Coastal Cleanup 2017: Gerakan Bersih Pantai Kepulauan Karimunjawa

Karimunjawa – IKAMaT. Dengan ini, diberitahukan kepada masyarakat, bahwa Yayasan IKAMaT bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (RI), akan menyelenggarakan program “Coastal Cleanup 2017: Gerakan Bersih Pantai Kepulauan Karimunjawa” di Karimunjawa, Jawa Tengah. Rekan-rekan pers dan media yang ingin meliput kegiatan ini, dapat mencermati press release, di bawah ini:

LATAR BELAKANG
Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, memiliki 17.508 pulau dengan garis pantai sepanjang 81.000 km. Kawasan pesisir di Indonesia dikenal sebagai ekosistem perairan yang memiliki sumber daya alam dan potensi yang sangat besar. Wilayah tersebut telah banyak dimanfaatkan dan memberikan sumbangan yang berarti bagi peningkatan taraf hidup masyarakat maupun sebagai penghasil devisa negara.

Aktifitas perekonomian yang dilakukan di kawasan pesisir, diantaranya adalah kegiatan perikanan (tangkap dan budidaya), industri dan pariwisata. Selain dimanfaatkan untuk kegiatan perekonomian, wilayah pesisir juga digunakan sebagai tempat membuang limbah dari berbagai aktifitas manusia, baik dari darat maupun di kawasan pesisir itu. Kegiatan ini memberikan dampak yang tidak diharapkan dari kondisi biofisik pesisir yang dikenal sangat rentan terhadap perubahan lingkungan.

Indonesia merupakan negara kedua yang paling banyak membuang sampah ke laut. Kondisi ini sebagian besar diakibatkan oleh pembuangannya ke laut secara bebas. Pada umumnya, mereka lebih mementingkan kemudahan pembuangan sampah tanpa memikirkan kelangsungan kelestarian alam secara berkelanjutan.

Laut merupakan kumpulan dari berbagai ekosistem yang didalamnya hidup beraneka ragam biota. Sampah yang terbanyak dibuang ke laut adalah sampah plastik. Kuantitas sampah plastik yang ditemukan di laut sama dengan sekitar lima kantong belanja berisi plastik untuk setiap meter garis pantai di seluruh dunia.

Rendahnya kesadaran masyarakat yang tinggal dan melakukan aktifitas di lingkungan pesisir, menimbulkan anggapan bahwa wilayah pantai adalah tempat pembuangan sampah yang gratis, mudah atau praktis. Akibat dari pembuangan sampah sembarangan telah mengurai nilai keindahan dan kenyamanan lingkungan pantai.

Pengolahan sampah merupakan proses yang diperlukan dengan tujuan untuk mengubah sampah material yang memiliki nilai ekonomis sehingga mempunyai nilai faedah yang lebih tinggi agar menjadi material yang tidak berbahaya bagi lingkungan hidup. Salah satu sampah yang dapat diolah adalah sampah plastik.

Atas dasar pemikiran tersebut, maka, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI bekerja sama dengan Yayasan IKAMaT mengadakan suatu kegiatan dinamakan dengan “Coastal Cleanup 2017: Gerakan Bersih Pantai Kepulauan Karimunjawa”.

Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan hidup yang bersih, indah dan sehat melalui bersih pantai yang akan diikuti oleh komunitas/organisasi, masyarakat pesisir, pelajar umum dan dinas terkait di pesisir Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan bantuan bibit mangrove asosiasi, cemara laut sebanyak 100 bibit.

TUJUAN UMUM
Sarana untuk menumbuhkembangkan semangat cinta lingkungan hidup yang bersih, indah dan sehat terhadap ekosistem pesisir dan laut, umumnya di kalangan masyarakat pesisir, pelajar, komunitas/organisasi serta dinas terkait di sekitar Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah.

TUJUAN KHUSUS
1. Meningkatkan kepedulian terhadap pentingnya kebersihan pantai dan menciptakan lingkungan hidup yang bersih, indah dan sehat dari pembuangan sampah melalui bersih pantai di pantai Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah.
2. Menghijaukan dan menambah estetika keindahan pantai dengan penyerahan bantuan 100 mangrove sosiasi jenis cemara laut.

MITRA KERJA
1. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia
2. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah
3. Pemerintah Kabupaten Jepara
4. DLH Jepara
5. DLHK Jawa Tengah
6. Balai Taman Nasional Karimunjawa
7. KeSEMaT UNDIP
8. Camat Karimunjawa
9. Kapolsek Karimunjawa
10. Danramil Karimunjawa
11. Danpos AL Karimunjawa
12. Dan Polair Karimunjawa
13. Kepala Pelabuhan Perikanan Pantai Karimunjawa
14. Kepala UPP Karimunjawa
15. Petinggi Desa Karimunjawa
16. Yayasan Pitulikur Pulo
17. SMP N 1 Karimunjawa
18. SMK N 1 Karimunjawa
19. SD N 1 Karimunjawa
20. SD N 2 Karimunjawa

MEDIA PARTNER
MANGROVEMAGZ

DESKRIPSI KEGIATAN
Bersih pantai dilakukan dengan mengambil sampah yang dibagi dalam beberapa kategori, yaitu sampah plastik, logam, kain, kaca dan kayu. Tujuan dari bersih pantai untuk menciptakan lingkungan hidup yang bersih, indah dan sehat dari pembuangan sampah ke laut yang tertumpuk pada pantai. Pengambilan sampah dilakukan di tiga tempat yang berbeda, yaitu Pantai Nyamplung Ragas, Pantai Legon Lele dan Dermaga Karimunjawa.

JADWAL KEGIATAN
Hari/tanggal: Sabtu, 25 November 2017
Waktu: 07.00 WIB – 12.30 WIB
Tempat: Alun-alun Karimunjawa

KONTAK
Segala bentuk korespondensi berkaitan dengan Coastal Cleanup 2017: Gerakan Bersih Pantai Kepulauan Karimunjawa, dapat ditujukan kepada:

Ganis Riyan Efendi (081393072298)
Koordinator Program Coastal Cleanup 2017

IKAMaT merupakan yayasan yang bergerak di bidang sosial, kemanusiaan dan penelitian mangrove di pesisir Indonesia.

Sekretariat Yayasan IKAMaT
Jalan Bumi Wanamukti Blok I3/19 Semarang 50276
Jawa Tengah – Indonesia
P. +6285740100983 E. info@ikamat.org
W. www.ikamat.org

Demikian press release ini kami susun, sebagai bahan acuan demi suksesnya acara. Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan kepedulian masyarakat akan pentingnya kelestarian alam terutama pesisir pantai. Atas perhatian dan kerja sama yang diberikan, kami ucapkan terima kasih. (ADM).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *