LIVE di TVRI, IKAMaT Jelaskan Kondisi Terkini Mangrove Semarang

LIVE di TVRI, IKAMaT Jelaskan Kondisi Terkini Mangrove Semarang

Semarang – IKAMaT. Pada tanggal 7 Januari 2020, IKAMaT diundang untuk menjadi narasumber dalam program pagi TVRI Jawa Tengah, yaitu Kabar Enjang. Pada kesempatan kali ini, IKAMaT diwakili oleh Ganis Riyan Efendi (Dirut) dan Arief Marsudi Harjo (Dewan Pembina). Acara yang tayang live ini, dimulai pada pukul 08.00 WIB hingga pukul 09.00 WIB.

“IKAMaT berawal dari sebuah organisasi mahasiswa di FPIK UNDIP, yaitu KeSEMaT. Berdiri sejak 2001, kemudian kami berkembang hingga memiliki perusahaan, yayasan, jaringan alumni dan volunter mangrove,” jelas Arief.

Ganis menjelaskan kondisi terkini mangrove Semarang.

Ganis menambahkan bahwa kondisi mangrove di Semarang, saat ini, tantangannya justru ada pada ketersediaan lahan. Sepanjang pesisir Semarang, kepemilikan lahannya didominasi oleh pihak swasta.

“Kondisi ini membuat eksisting mangrove terancam. Terlebih, apabila kita melakukan kegiatan penanaman pada lokasi yang peruntukannya di masa yang akan datang bukan pada area konservasi mangrove, maka bisa jadi hasil kegiatan penanamannya tidak bisa berumur panjang,” ungkap Ganis.

Arief menjelaskan perlunya sinergitas yang baik dari berbagai pihak terkait pengelolaan mangrove.

Arief menjelaskan bahwa IKAMaT bersama afiliasi mangrovenya juga telah banyak mengerjakan proyek rehabilitasi hutan mangrove di kawasan pesisir Indonesia. Hal ini dapat terjadi karena adanya sinergitas yang baik dari semua pihak terkait pengelolaan mangrove.

“Tak hanya di Semarang saja, saat ini, kami juga sedang membantu program rehabilitasi mangrove di Jakarta bersama mitra di sana, dalam rangka pemulihan habitat kawasan konservasinya,” ujarnya.

Acara bincang-bincang serius tapi santai ini diakhiri dengan penyampaian kesimpulan oleh pembawa acara. (GRE/AP/ADM/MW).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *