IKAMaT Dampingi Telkom Indonesia Tanam 20.000 Bibit Mangrove di Semarang Mangrove Center

Semarang – IKAMaT. Senang sekali, IKAMaT berkesempatan mendampingi dan memeriahkan kegiatan Penanaman 20.000 Bibit Mangrove yang diselenggarakan oleh PT. Telkom Indonesia Tbk (Telkom Indonesia). Kegiatan tersebut diselenggarakan di Semarang Mangrove Center (SMC), Semarang, Jawa Tengah (Jateng) yang mengambil tema “Cegah Abrasi, Selamatkan Generasi.” (23/3/22).

Suasana penanaman 20.000 bibit mangrove.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menyelamatkan kawasan pesisir di Semarang agar terhindar dari abrasi pantai karena di lokasi ini, banyak ditinggali oleh warga pesisir yang menggantungkan kehidupannya dari keberadaan ekosistem mangrove. Selain itu, kegiatan ini juga sebagai upaya untuk menyebarkan kepedulian masyarakat dan pemerintah terhadap kondisi pesisir di Semarang.

Seremonial sebelum penanaman.

Kegiatan dimulai pada pukul 09.00 WIB dengan sambutan dari Kepala Desa Mangkang Wetan, Camat Kecamatan Tugu, Kepala Biro Infrastruktur dan Sumber Daya Alam (BIRO ISDA) Jateng, Yayasan Bakti Unggul dan Telkom Indonesia.

“Saya mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Telkom Indonesia untuk ikut menggerakkan partisipasi dan minat masyarakat dalam menjaga ekosistem mangrove di sekitar mereka,” ujar Dadang Somantri (Ketua BIRO ISDA). “Kegiatan positif ini, nantinya juga akan dapat memberdayakan petani mangrove sehingga dapat meningkatkan perekonomian mereka, dengan mengolah aneka produk olahan dari mangrove,” tambahnya.

Tanam mangrove bersama di SMC Jateng.

Paspha Ghaishidra Muhammad Putra (Manajer Humas IKAMaT) pada kegiatan tersebut didapuk menjadi pemateri pengenalan mangrove.

“Jadi, mangrove merupakan tumbuhan pesisir yang terpengaruh pasang surut air laut, yang saat ini rentan terhadap penebangan. Lahan yang digunakan untuk industri, kini sudah merambah ke lahan mangrove sehingga luas mangrove di Indonesia terus mengalamai penurunan,” ujar Paspha.

Sebelum melakukan penanaman, Telkom Indonesia melakukan simbolisasi penyerahan bantuan bibit kepada Anwar, selaku petani mangrove di Mangkang Wetan. Setelah itu, para peserta dan tamu undangan diarahkan ke lokasi penanaman mangrove di SMC. Mereka berharap agar kegiatan penanaman tersebut dapat menjadi berkah bagi warga pesisir di Semarang.

Hasil penanaman bibit mangrove.

“Saya sangat berterima kasih atas bantuan dan perhatian yang diberikan Telkom Indonesia untuk rehabilitasi mangrove di kawasan SMC, saya harap kegiatan kita hari ini tidak akan sia-sia dan berbuah manis untuk anak cucu kita,” ujar Anwar (Petani Mangrove di SMC).

Selesai melakukan penanaman mangrove, peserta diajak untuk mengunjungi warga binaan KeSEMaT, yaitu Bina Citra Karya Wanita, Srikandi Pantura dan Arjuna Berdikari yang masing mengolah jajanan, batik dan kopi mangrove.

Kunjungan ke Arjuna Berdikari.

“Saya kagum dengan konsistensi yang dicapai oleh Ibu Mufidah dalam mengembangkan produk batik dan jajanan mangrove,” kata Siwi Widiarto (Manajer Community Development Center, Divisi Telkom Regional IV). “Saya berharap, produk ini dapat berkembang di masa mendatang,” tambahnya.

Pada sesi terakhir, yaitu kunjungan ke sentra pengolahan kopi mangrove, para peserta terlihat sangat menikmati kopi mangrove yang disajikan oleh Ferry Agung Istiasmara (Ketua Arjuna Berdikari). Tidak lupa, mereka juga memborong kopi mangrove untuk oleh-oleh keluarga di rumah. Keseluruhan kegiatan berlangsung dengan baik dan lancar yang ditutup pada pukul 15.30 WIB dengan foto bersama. (ADM/FAN/AP).

Leave a Reply

Your email address will not be published.