IKAMaT dan KeMANGTEER Serang Dampingi HMHI UI Tanam Mangrove di Wisata Mangrove Jembatan Pelangi, Serang

Serang – IKAMaT. IKAMaT dan KeMANGTEER Serang kembali melakukan kegiatan pendampingan penanaman mangrove yang dilakukan di Wisata Mangrove Jembatan Pelangi, Desa Lontar, Serang, Banten. Pada kesempatan kali ini, IKAMaT dan KeMANGTEER Serang mendampingi Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional, Universitas Indonesia (HMHI UI) dalam program Aksi Jaga dan Peduli Pesona Bahari (AJISOBA) yang diikuti oleh 19 peserta dari HMHI UI, 16 peserta dari KeMANGTEER Serang dan 2 warga sekitar. (16/5/2022).

Serunya menanam mangrove di Serang.

Peserta dibagi menjadi dua tim. Tim pertama berangkat lebih awal, yaitu pukul 08.00 WIB dari Kampus UI dan tiba di lokasi penanaman pada pukul 11.59 WIB yang didampingi oleh KeMANGTEER Serang. Selanjutnya, tim kedua berangkat dari Kampus UI pukul 10.15 WIB dan tiba di lokasi penanaman pada pukul 13.45 WIB.

Penancapan ajir bambu.

“Tim pertama bertugas mempersiapkan kegiatan penanaman mangrove, seperti pengecekan bibit, penancapan ajir, ketersediaan air bersih, konsumsi dan lain-lain,” kata Nur Andini Putri (Ketua KeMANGTEER Serang). “Sementara itu, tim kedua langsung mengikuti penanaman mangrove,” lanjutnya.

Kegiatan diawali dengan sambutan oleh Syarif Hidayat (KeMANGTEER Serang), Rofin (Pengelola Wisata Mangrove Jembatan Pelangi) dan Munson Gamaliel (Ketua Pelaksana AJISOBA HMHI UI).

“AJISOBA merupakan program kerja dari HMHI UI. Ini adalah kali pertama kami melakukan penanaman mangrove,” kata Munson, dalam sambutannya. “Kami sebagai mahasiswa Hubungan Internasional tertarik dengan isu lingkungan, mengingat data di masa depan mengenai keberadaan Pulau Jawa yang terancam tenggelam oleh abrasi apabila tidak diselamatkan. Nah, penanamn bibit mangrove ini adalah solusi untuk pencegahan abrasi tersebut,” tuturnya lebih lanjut.

Tanam mangrove bersama.

Selanjutnya, KeMANGTEER Serang menyampaikan pengarahan berupa pembekalan dengan materi Cara Penanaman Mangrove yang Baik dan Benar. Setelah selesai pembekalan, para peserta dengan penuh semangat bergegas menuju lokasi penanaman mangrove untuk menanam 200 bibit mangrove jenis Rhizophora. Penanaman mangrove dilakukan dengan kedalaman lumpur sepinggang orang dewasa.

“IKAMaT dan KeMANGTEER Serang terus berupaya melakukan pendampingan penanaman mangrove dengan banyak pihak dari berbagai level masyarakat, salah satunya dengan para mahasiswa yang peduli dengan penyelamatan hutan mangrove di Indonesia,” kata Andin. “Hal ini, tentu saja sebagai kontribusi nyata kami, dalam ikut membantu pelestarian hutan mangrove Indonesia, demi masa depan anak cucu kita nanti,” lanjutnya.

Hasil penanaman mangrove.

Setelah melakukan penanaman mangrove dan mendokumentasikan kegiatan, para peserta melakukan bersih diri sembari berenang di pantai, yang lokasinya berada di samping area penanaman.

Kegiatan ditutup dengan acara pesan dan kesan selama penanaman, yang diakhiri dengan penyerahan sertifikat dan kenang-kenangan.

Paspha G. M. Putra (Manajer Humas IKAMaT) menyampaikan rasa terima kasihnya kepada KeMANGTEER Serang karena sudah sukses mendampingi HMHI UI.

Foto bersama panitia dan peserta penanaman mangrove.

“Tak lupa, kami juga menyampaikan terima kasih kepada KeMANGTEER Serang, KeSEMaT, HMHI UI, warga lokal setempat dan semua pihak yang tidak dapat kami sebutkan satu per satu, yang telah membantu suksesnya kegiatan pendampingan penanaman mangrove kami,” kata Paspha. “Masih banyak jadwal pendampingan mangrove yang akan kami lakukan, seperti di Semarang, Jepara, Yogyakarta, Medan dan beberapa kota pesisir lainnya di Indonesia. Semoga kontribusi kami akan dapat berdampak baik bagi pemulihan ekosistem mangrove di negara kita,” pungkasnya. (NAP/AP/ADM).

Leave a Reply

Your email address will not be published.