Selamatan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Treking Mangrove Taman Mini SDGs di MECoK, DSTP UNDIP, Jepara

Jepara – IKAMaT. IKAMaT telah mengadakan selamatan dalam rangka peletakan batu pertama pembangunan treking mangrove Taman Mini SDGs di Mangrove Education Center of KeSEMaT (MECoK), Diponegoro Science Techno Park (DSTP) Universitas Diponegoro (UNDIP) yang terletak di Desa Teluk Awur, Jepara. Selamatan dilaksanakan pada pukul 10.30 WIB yang dihadiri oleh tim IKAMaT, DED, DSTP UNDIP, para kontraktor dan pekerja. (13/9/2022).

Proses selamatan Taman Mini SDGs di MECoK.

Kegiatan ini adalah hasil kerja sama IKAMaT dengan UNDIP dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), yang didukung oleh KeSEMaT, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Universitas Nahdatul Ulama Jepara, Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi (KEMENKOMARVES), Pemerintah Kabupaten Jepara dan Program Kedaireka Kampus Merdeka Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (KEMENDIKBUD).

Acara dibuka dengan sambutan oleh Ganis Riyan Efendi (IKAMaT), Ridhuwan (DSTP UNDIP), Timbul Hadiwidayat (DED) dan Asmono (Kontraktor).

Foto bersama tim IKAMaT, KeSEMaT dan afiliasinya.

“Saya berharap, Bapak-bapak dapat bekerja dengan baik,” kata Ridhuwan. “Yang terpenting dari pekerjaan ini adalah safety, karena di hutan mangrove ditemukan ular dan binatang-binatang lainnya. Untuk itu, kita harus selalu berhati-hati dan terus berkoordinasi dengan baik,” lanjutnya.

Ganis menambahkan bahwa dia berharap agar para pekerja yang melaksanakan tugasnya, dapat menghasilkan hasil yang optimal dan semua berjalan dengan baik dan lancar.

Pemotongan balok kayu.

“Semoga dengan adanya selamatan ini, akan dapat menjadi bukti niat baik kita dalam melakukan yang terbaik, demi merawat dan menjaga hutan mangrove yang telah mulai kita bangun dan rintis sejak 2001 silam,” kata Ganis.

Sementara itu, Timbul mengatakan bahwa apa yang sudah direncanakan dalam tahap perencanaan oleh tim DED, semoga akan dapat terealisasi dengan baik. Untuk itu, dia berharap agar semua tim dapat terus berkoordinasi dengan baik, demi menyukseskan pembangunan treking mangrove di MECoK.

“Saya sedikit menambahkan, semoga kegiatan pembangunan treking mangrove ini, dapat terlaksana dengan baik, sesuai dengan yang kita harapkan bersama,” tambah Asmono.

Treking mangrove mulai dibangun.

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Muzakim. Acara selamatan ditutup dengan makan tumpeng dan ayam ingkung bersama.

Setelah selamatan, tim IKAMaT dan DED melakukan pengecekan terhadap pekerjaan konstruksi treking mangrove, hingga selesai pada pukul 17.00 WIB.

“Pekerjaan dimulai dari proses pengolahan balok kayu, penyusunan modul treking hingga pembukaan lahan untuk treking mangrove,” jelas Gagas Tri Pamungkas (Manajer Lapangan), selaku koordinator kegiatan. “Alhamdulillah, saya mendapat kabar dari tim di lapangan bahwa setelah tiga hari kemudian, treking mangrove sudah berhasil dibangun dengan kondisi yang sangat baik,” pungkasnya. (GTP/AP/ADM).

Leave a Reply

Your email address will not be published.