Staf Hubungan Masyarakat dan Lapangan
Muhammad Ryan Setiawan, lahir di Kudus pada tahun 2002, menyelesaikan studi sarjana di Program Studi Biologi, Fakultas Biologi, Universitas Jenderal Soedirman. Selama masa studi, Ryan memiliki ketertarikan terhadap ekosistem mangrove, yang tercermin dalam penelitiannya berjudul “Kajian Struktur Komunitas dan Kesehatan Mangrove di Segara Anakan Cilacap dan Pasir Mendit Kulon Progo,” sebuah kajian yang berfokus pada penilaian tingkat kesehatan ekosistem mangrove sebagai indikator keberlanjutan lingkungan pesisir.
Selama menempuh pendidikan, Ryan memiliki pengalaman melalui praktik kerja lapangan (PKL) di IKAMaT, sebuah organisasi nirlaba yang bergerak di bidang rehabilitasi mangrove dan pemberdayaan masyarakat pesisir. Dalam kegiatan tersebut, Ryan terlibat aktif dalam berbagai program konservasi serta upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, Ryan juga menjalani program magang selama satu semester di Taman Wisata Alam Mangrove Angke Kapuk, dengan keterlibatan dalam kegiatan konservasi, pengelolaan kawasan, serta edukasi lingkungan kepada masyarakat. Kombinasi pengalaman akademik dan lapangan tersebut menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian ekosistem pesisir, khususnya mangrove. Ia berkomitmen untuk terus mengembangkan diri serta berkontribusi secara nyata dalam upaya konservasi lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.
Pada Mei 2026, Ryan bergabung dengan IKAMaT sebagai Staf Hubungan Masyarakat dan Lapangan. Dalam peran tersebut, Ryan bertanggung jawab dalam menjalin komunikasi dengan masyarakat pesisir, membangun kemitraan dengan berbagai pihak, serta mendukung pelaksanaan kegiatan lapangan yang berkaitan dengan konservasi mangrove. Ryan juga terlibat dalam sosialisasi dan edukasi lingkungan, khususnya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pelestarian ekosistem mangrove.