Diskusi Mengenai Program Rehabilitasi Mangrove Terlaksana dan Perencanaan Program, PERKASA Kunjungi SMC Jateng, Semarang dan Tambak Gojoyo, Demak

Semarang dan Demak – IKAMaT. Dalam rangka kunjungan ke lokasi penanaman dan pemantauan mangrove hasil rehabilitasi mangrove yang dilaksanakan oleh PT Permata Karya Jasa (PERKASA) dengan didampingi oleh unit IKAMaT, yaitu Mangrove Tag, di Semarang dan Demak, IKAMaT menerima dan mendampingi kegiatan kunjungan tersebut. Kunjungan ini juga dilaksanakan dalam rangka meninjau dan mendiskusikan hasil penanaman serta pemantauan bibit mangrove yang telah dilaksanakan oleh PERKASA. (7/8/2026).

PERKASA dan IKAMaT meninjau hasil rehabilitasi mangrove di Semarang dan Demak.

Foto bersama setelah diskusi dan kunjungan.

Kunjungan PERKASA ke Lokasi Hasil Rehabilitasi Mangrove

Dalam sesi diskusi juga dibahas mengenai perencanaan program berkaitan dengan pengelolaan dan pemanfaatan ekosistem mangrove yang berkelanjutan. Kunjungan ini dilaksanakan oleh jajaran PERKASA yang diwakili oleh Tim Health, Safety, Security, and Environment (HSSE). Kunjungan pertama dilaksanakan ke kawasan Dusun Tambak Gojoyo, Demak dengan kegiatan utama berupa monitoring kondisi bibit mangrove yang telah ditanam pada tahun 2025.

Diskusi Mengenai Hasil Rehabilitasi Mangrove dan Perencanaan Program Jangka Panjang

Setelah itu, sambil meninjau lokasi dilaksanakan juga diskusi mengenai potensi dari program lanjutan yang bisa dilaksanakan dari bibit mangrove yang telah ditanam. IKAMaT yang diwakili oleh Paspha G. M. Putra (Manajer Hubungan Masyarakat dan Lapangan), Faradian N. Hapsari (Manajer Operasional dan Keuangan), Rena Sagita dan Agape L. Anthoni (Staf Hubungan Masyarakat dan Lapangan), serta Yuzra Novrian (Staf Operasional Media) mendampingi dan menyambut baik kunjungan tersebut.

PERKASA dan IKAMaT meninjau hasil rehabilitasi mangrove di Semarang dan Demak.

Diskusi hasil peninjauan dan perencanaan program mendatang.

“Pada hari ini kami dari Tim PGN PERKASA melaksanakan kegiatan peninjauan dan monitoring di lokasi penanaman bibit mangrove bersama Tim IKAMaT beserta kelompok masyarakat di masing-masing lokasi. Harapannya dari monitoring ini, bibit mangrove yang ditinjau dapat dikembangkan untuk program yang lain,” kata M. Rachel Farhan (PERKASA). “Kegiatan ini dilaksanakan di dua lokasi, yang pertama ada di kawasan Dusun Tambak Gojoyo, Demak dan kawasan Semarang Mangrove Center (SMC), Jawa Tengah (Jateng) di mana telah dilaksanakan kegiatan rehabilitasi mangrove,” tambahnya.

Kunjungan ke Kawasan SMC Jateng, Semarang dan Tambak Gojoyo, Demak

Kemudian, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke kawasan SMC Jateng, Semarang sebagai tempat pelaksanaan kegiatan rehabilitasi mangrove pada tahun 2024. PERKASA bersama IKAMaT kemudian meninjau langsung hasil rehabilitasi. “Harapannya semoga bibit yang telah ditanam dapat bermanfaat tidak hanya untuk bumi, tetapi untuk membantu masyarakat di lingkungan sekitar, khususnya perekonomian para nelayan. Kemudian, walaupun pada bulan Agustus merupakan bulan yang panas terik, harapannya mangrove dapat tumbuh dengan baik dan melewati masa kritisnya,” tutur Fakhria Maulida (PERKASA).

PERKASA dan IKAMaT meninjau hasil rehabilitasi mangrove di Semarang dan Demak.

Diskusi mengenai potensi dari hasil rehabilitasi yang telah dilaksanakan.

Diskusi dan kunjungan berlangsung dengan baik dan lancar. Kegiatan diskusi dan kunjungan ini diharapkan dapat menjadi sarana penguatan kolaborasi antar pihak pada pelestarian lingkungan, khususnya ekosistem mangrove.

Selain itu, hasil diskusi dan peninjauan di lapangan diharapkan dapat menjadi dasar dalam merencanakan pengembangan program lanjutan yang memberikan manfaat bagi kelestarian ekosistem mangrove dan masyarakat di sekitar lokasi. (ADM/ARH/AP).