Semarang – IKAMaT. IKAMaT kembali mendapatkan kepercayaan dari berbagai pihak melalui penghargaan dan apresiasi yang diberikan. Kali ini, penghargaan tersebut diraih dalam acara Anugerah Hijau AMDATARA 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Workshop dan Talkshow Industri Kecil dan Menengah (IKM) Hijau bagi Industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) dan Musyawarah Daerah (MUSDA) I Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perkumpulan Pengusaha Air Dalam Kemasan Nusantara (AMDATARA) Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). (23/7/2026).

Para penerima penghargaan Anugerah Hijau AMDATARA 2026.
Rangkaian kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara Dinas Perindustrian dan Perdagangan (DISPERINDAG) Provinsi Jawa Tengah dengan AMDATARA dengan tagline “Bersama Mewujudkan Transformasi Industri Air Minum Dalam Kemasan yang Hijau, Efisien, dan Berkelanjutan”.
Kegiatan ini bertujuan mendorong penerapan prinsip industri hijau melalui edukasi, peningkatan kapasitas, dan pendampingan kepada pelaku usaha. Dengan demikian, pelaku industri diharapkan dapat menjalankan proses produksi yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.
Kegiatan dilaksanakan di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah. Acara ini dihadiri oleh perwakilan pemerintah dan organisasi perangkat daerah (OPD), akademisi dan peneliti, pelaku industri AMDK dan asosiasi, mitra AMDATARA, serta media massa. Secara keseluruhan, sekitar 161 lembaga turut terlibat dalam kegiatan tersebut.
Anugerah Hijau AMDATARA 2026 untuk Pelestarian Lingkungan
Salah satu rangkaian dari kegiatan tersebut adalah penganugerahan penghargaan kepada individu, komunitas, akademisi, dan institusi yang dinilai telah menunjukkan dedikasi, inovasi, serta kontribusi dalam pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat dengan tajuk “Anugerah Hijau AMDATARA 2026”.
Dalam sambutannya, Karyanto Wibowo (Ketua Umum AMDATARA) menyampaikan bahwa AMDATARA ingin mengangkat kisah-kisah inspiratif yang membuktikan bahwa inovasi dan kolaborasi dapat menghadirkan dampak nyata bagi keberlanjutan Indonesia. Sejalan dengan harapan AMDATARA dalam membangun kolaborasi yang strategis dalam upaya bersama mewujudkan transformasi industri AMDK yang hijau, efisien, dan berkelanjutan.
“Inisiatif, inovasi, dan kontribusi yang memberikan dampak kepada lingkungan yang berkelanjutan dan masyarakat secara luas oleh sebuah individu, lembaga, ataupun komunitas perlu diberikan apresiasi sebesar-besarnya sekaligus sebagai ruang untuk dapat dikenalkan ke masyarakat luas,” jelas Karyanto. “Praktik-praktik terbaik tersebut harapannya dapat diangkat sehingga dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk bersama-sama mewujudkan lingkungan yang berkelanjutan dan masyarakat yang semakin sejahtera,” tambahnya.
IKAMaT Raih Kategori Inovasi Pelestari Ekosistem Mangrove
Dalam anugerah tersebut, IKAMaT meraih penghargaan kategori Inovasi Pelestari Ekosistem Mangrove.

Trofi Anugerah Hijau AMDATARA 2026 yang diterima IKAMaT.
Dalam acara tersebut disampaikan bahwa penghargaan ini diberikan kepada IKAMaT sebagai bentuk apresiasi karena dikenal sebagai organisasi yang aktif dalam pelestarian dan rehabilitasi ekosistem mangrove di pesisir Jawa Tengah bahkan Indonesia.
Selain itu, berbagai pilar, afiliasi, dan unit IKAMaT terus mengembangkan berbagai inisiatif berbasis sains dan inovasi melalui aksi nyata dan kolaborasi. Upaya ini dilakukan untuk mempercepat pemulihan ekosistem pesisir sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang bergantung pada sumber daya pesisir.
Anugerah Hijau AMDATARA 2026 Dorong Kolaborasi Lingkungan
Melalui berbagai program, riset, kampanye, pengembangan kapasitas, dan kolaborasi lintas sektor, IKAMaT turut mendukung pembangunan berkelanjutan, penanganan perubahan iklim, konservasi keanekaragaman hayati, serta penguatan ekonomi biru di tingkat lokal, nasional, hingga global.
Menanggapi penghargaan tersebut, Ganis R. Efendi (Direktur Utama) menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada IKAMaT. Menurutnya, penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan terhadap komitmen dan kerja kolektif IKAMaT bersama masyarakat pesisir, mitra, serta berbagai pemangku kepentingan dalam mendorong pelestarian dan rehabilitasi ekosistem mangrove secara berkelanjutan.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dan memperkuat kolaborasi dalam menghadirkan program pelestarian mangrove yang tidak hanya memberikan manfaat ekologis, tetapi juga dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat pesisir. Kami berharap apresiasi ini semakin memperluas peluang kerja sama lintas sektor, sehingga upaya perlindungan dan pemulihan ekosistem mangrove di Indonesia dapat terus berkembang dan memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan serta generasi mendatang,” ujar Ganis.
Komitmen IKAMaT untuk Ekosistem Mangrove Berkelanjutan
IKAMaT memandang bahwa kolaborasi antara lembaga lingkungan, pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat memiliki peran penting dalam mendorong terciptanya perubahan yang lebih luas. Melalui sinergi tersebut, upaya pelestarian lingkungan tidak hanya dapat memberikan manfaat ekologis, tetapi juga dapat mendukung peningkatan kapasitas masyarakat serta mendorong praktik pembangunan yang lebih bertanggung jawab.
Rangkaian kegiatan dan Anugerah Hijau AMDATARA 2026 berlangsung dengan lancar dan menjadi ruang apresiasi sekaligus pertemuan berbagai pihak yang memiliki komitmen terhadap pengembangan industri hijau, pelestarian lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan. IKAMaT menyampaikan apresiasi kepada AMDATARA dan seluruh pihak yang telah memberikan kepercayaan serta penghargaan atas upaya yang selama ini dilakukan. (ADM/ARH/GRE/AP).